Fakta-fakta Hari Kemerdekaan Amerika Serikat 4 Juli: Sejarah hingga Tradisi

Amerika Serikat merayakan hari kemerdekaannya setiap tanggal 4 Juli. Tepat 247 tahun yang lalu atau pada 4 Juli 1776, Amerika Serikat merayakan kemerdekaannya dari Inggris Raya. Mengutip Reader's Digest , sebelum menjadi negara yang berdiri sendiri, Amerika terdiri dari 13 Koloni yang didirikan oleh Inggris.

Ke 13 koloni tersebut yaitu New Hampshire, Massachusetts, Connecticut, Rhode Island, Delaware, New York, New Jersey, Pennsylvania, Maryland, Virginia, North Carolina, South Carolina, dan Georgia. Koloni pertama didirikan di Jamestown, Virginia, pada tahun 1607. Negara negara Eropa, terutama Britania Raya, terus menjajah Amerika sepanjang abad ke 17 dan sebagian besar abad ke 18.

Pada 1775, diperkirakan 2,5 juta penjajah tinggal di 13 Koloni. Cara Napoli Bikin Gugup Juventus, Inter dan AC Milan, Bek Chelsea dan Arsenal Solusi Walter Mazzarri Piotr Zielinski Tolak Kontrak Baru dari Napoli, Sinyal Kuat Sang Pemain Merapat ke Inter Milan

Rayyanza Warisi Ketakutan Raffi Ahmad pada Rambutan SHIO Paling Kuat, Hoki Jadi Magnet Cuan di Tahun Baru Imlek 2024 Menurut Ramalan Shio Naga Kayu Hizbullah Ngamuk, Lipat Gandakan Serangan Roket 500 Kg, Pemukim Israel Panik Tanah Berguncang Halaman 3

Kapten Liverpool Jadi Kejutan Juventus Bagi Inter dan AC Milan, Jordan Henderson vs Orel Mangala Tinggal di Rumah Kayu, Keluarga Pelaku Carok Madura 2 Vs 4 Ogah Dikasihani, 'Gak Pernah Minta minta' Kunci Jawaban PAI Kelas 8 Kurikulum Merdeka Halaman 158 161: Soal Pilihan Ganda Halaman 4

Ketegangan mulai muncul ketika Inggris Raya mengesahkan undang undang yang memberinya kontrol lebih besar di dalam Koloni, terutama dalam hal perpajakan. Inggris Raya terlilit utang setelah Perang Prancis dan India, sehingga mulai mengenakan pajak kepada Koloni Amerika untuk meningkatkan pendapatannya. Pengesahan undang undang seperti Stamp Act pada Maret 1765, Townshend Acts pada bulan Juni dan Juli 1767, dan Tea Act tahun 1773 memaksa koloni untuk membayar lebih banyak uang ke Inggris Raya, meskipun Koloni tidak memiliki hak suara dalam kebijakan Kerajaan.

Kebijakan itu dikenal sebagai perpajakan tanpa representasi, sebuah konsep yang menjadi pilar yang memanas dalam Revolusi Amerika. Peristiwa seperti Pembantaian Boston dan Pesta Teh Boston semakin meningkatkan ketegangan antara penjajah Inggris dan koloni Amerika. Ketegangan itu meledak pada April 1775, ketika Pertempuran Lexington dan Concord pecah di Massachusetts saat pasukan Inggris berusaha menyita senjata dari koloni.

Ini adalah pertama kalinya milisi Kolonial melawan pasukan Inggris, dan dengan demikian, Perang Revolusi Amerika dimulai. Dalam sebuah pertemuan Kongres Kontinental bulan Juni 1776 di Philadelphia, negarawan Virginia Richard Henry Lee mengusulkan mosi untuk Koloni untuk mendeklarasikan kemerdekaan dari Inggris. Sebuah komite dibentuk untuk menyusun dokumen kemerdekaan resmi, yang kemudian dikenal sebagai Deklarasi Kemerdekaan.

Pada 2 Juli 1776, mosi Lee untuk kemerdekaan disetujui. Dua hari kemudian, pada 4 Juli 1776, Deklarasi Kemerdekaan secara resmi diadopsi, dan Amerika menjadi negara merdeka. Setelah mendeklarasikan kemerdekaan, Amerika masih harus berjuang dalam Perang Revolusi dan secara resmi mengalahkan Inggris Raya pada September 1783.

Banyak tradisi Hari Kemerdekaan modern berakar dari perayaan awal kemerdekaan Amerika. Warga Amerika akan menghadiri pesta api unggun, konser, dan parade untuk merayakan negara mereka. Deklarasi Kemerdekaan juga umumnya dibacakan dengan keras, diikuti dengan tembakan senapan dan meriam.

Di masa modern saat ini, perayaan Hari Kemerdekaan meliputi: Menyaksikan pesta kembang api Menggelar atau menghadiri pesta barbekyu

Memainkan permainan di halaman Menghadiri pawai 4 Juli Mengenakan pakaian dengan warna merah, putih, dan biru, seperti warna bendera Amerika

Membuat dekorasi tema kemerdekaan Mengibarkan bendera mini saat pawai maupun pesta kembang api Berlibur ke tempat wisata

Berbelanja karena biasanya ada banyak diskon yang disajikan oleh berbagai merek Selain sejarah mengenai hari kemerdekaan, ada pula fakta fakta lain yang jarang disebutkan, yakni: Beberapa kolonis merayakan Hari Kemerdekaan selama musim panas 1776 dengan mengadakan pemakaman lelucon untuk Raja George III dari Inggris, yang melambangkan matinya kekuasaan kerajaan Inggris di Amerika.

Peringatan Hari Kemerdekaan tahunan pertama digelar pada 4 Juli 1777, di Philadelphia. John Adams, seorang Founding Father dan presiden kedua Amerika Serikat, sangat percaya bahwa Hari Kemerdekaan harus dirayakan pada tanggal 2 Juli. Dia bahkan menolak untuk menghadiri acara tanggal 4 Juli karena dia sangat yakin bahwa tanggal 2 Juli adalah tanggal yang tepat.

Adams dan Thomas Jefferson, sesama Bapak Pendiri, keduanya meninggal pada tanggal 4 Juli 1826. James Monroe, presiden AS lainnya, juga meninggal pada tanggal 4 Juli, tetapi pada tahun 1831. Thomas Jefferson adalah presiden pertama yang merayakan Hari Kemerdekaan di Gedung Putih, pada tahun 1801.

Perayaan tersebut menampilkan pacuan kuda, parade, makanan dan minuman. Meskipun tanggal 4 Juli telah dirayakan setiap tahun sejak 1776, hari itu baru menjadi hari libur federal pada tahun 1870. Dan itu belum menjadi hari libur berbayar bagi pegawai federal sampai tahun 1941.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *