Cucu Pendiri Hermes Bakal Wariskan Harta Rp 172 Triliun ke Tukang Kebunnya

Cucu sekaligus ahli waris dari brand fashion ternama Hermes, Nicolas Puech bakal mewariskan harta kekayaannya sebesar 11 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 172 triliun kepada tukang kebunnya. Dikutip dari Fortune pada Selasa (12/12/2023), Puech memiliki saham Hermes sebesar 5,7 persen. Miliarder berusia 80 tahun itu pun kini tengah melakukan proses tukang kebunnya yang berusia 51 tahun untuk diangkat menjadi anaknya yang sah menurut hukum.

Terkait latar belakang tukang kebun Puech ini tidak diketahui soal latar belakangnya secara utuh. Namun, diduga tukang kebun itu berasal dari Maroko dan memiliki istri asal Spanyol dan dua anak. Bahkan menurut laporan dari media Italia, Sky TG24, Puech telah memberikan kunci properti miliknya yang berada di Marrakesh, Maroko kepada tukang kebunnya itu.

Tak hanya itu, kunci vila miliknya yang berada di Montreux, Swiss yang bernilai 5,9 juta dolar AS atau setara dengan Rp 92,3 miliar telah diberikan kepada tukang kebunnya pula. VIDEO KIP Bireuen Mulai Pengepakan Kertas Suara, Distribusi Dalam Waktu Dekat Tak Jadi Dinikahi, NM Kirim 400 Orderan Fiktif ke Rumah Mantan: 'Dia Sudah Ambil Keperawanan Saya!'

Penyakit Paru yang Berkaitan dengan Pekerja di Malam Hari, Ini Kata dr. Wahyuningtyas Sp.P Korban Kebakaran Murung Karangan HSU Dapatkan Bantuan, Total Delapan Kepala Keluarga Terdampak Awan Petugas PPSU Akui Kecanduan Main Judi Online, Bertikai dengan Arzum Dipicu Beli Chip Rp 25 Ribu Halaman all

Pemkot Bogor Cari Alternatif Jalan Pasar Warung Jambu, Dedie Rachim : Untuk Masyarakat dan Pedagang Harga Rica di Sulawesi Utara, Ada yang Turun Jadi Rp 60 Ribu Per Kilogram Kunci Jawaban PAI Kelas 8 Kurikulum Merdeka Halaman 158 161: Soal Pilihan Ganda Halaman 4

Puech diduga secara sengaja mewariskan harta kekayaan miliknya kepada sosok yang tidak biasa seperti tukang kebunnya. Kemudian munculah rumor bahwa apa yang dilakukan Puech berawal dari sakit hatinya kepada pemilik brand fashion ternama lainnya Louis Vuitton, Bernard Arnault. Pada tahun 2014, Puech selaku pewaris Hermes keluar dari dewan pengawas perusahaan usai Louis Vuitton mengakuisisi 23 persen saham Hermes di mana dilakukan tanpa sepengetahuannya.

Kendati demikian, di saat anggota keluarganya mencabut saham dan memblokir pengambilalihan oleh Louis Vuitton, Puech justru mempertahankan saham miliknya. Namun, Puech tetap bersikukuh untuk mengundurkan diri dari Hermes. "Dia mengundurkan diri karena dia telah merasa selama beberapa tahun dikepung oleh anggota keluarganya, yang telah menyerangnya di berbagai bidang, tidak hanya terkait LVMH," ujar juru bicara Puech pada saat itu, demikian Fashion Network melaporkan via AFP.

"Dia telah mengalami beberapa pengalaman yang sangat buruk dan merasa sangat terpukul serta dikritik dengan keras dalam berbagai kesempatan, bahkan ketika dia sangat terikat dengan Herm├Ęs," sambungnya. Upaya pewarisan harta kekayaan Puech ke tukang kebunnya tampaknya bakal menemui banyak kendala. Contohnya terkait upaya adopsi yang dilakukan Puech kepada tukang kebunnya.

Dalam hukum di Swiss, melakukan adopsi orang dewasa sangatlah rumit dalam hal persyaratan. Salah satu syarat adalah orang dewasa dapat mengadopsi orang dewasa lainnya jika telah tinggal bersama setidaknya selama setahun ketika anak yang diadopsi masih di bawah umur. Selain itu, Puech juga harus menghadapi upaya hukum selanjutnya terkait janji sebagian kekayaannyaakan diberikan kepada yayasan miliknya, Isocrates.

Jika Puech ingin menarik kembali janjinya, kemungkinan dirinya akan megnhadapi upaya hukum dari anggota keluargannya. Kendati demikian, menurut laporan Sky TG24, upaya adopsi yang dilakukan Puech adalah solusi hukum untuk menghindarinya dari gugatan hukum Isocrates.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *