Divonis 5 Tahun Bui dan Dibebaskan Bayar Restitusi ke David Ozora, Shane Lukas Tetap Banding

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis 5 tahun penjara terhadap terdakwa Shane Lukas dalam kasus penganiayaan berat terhadap David Ozora, Kamis (7/9/2023). Teman dari Mario Dandy Satriyo ini terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana turut serta melakukan penganiayaan berat terencana terhadap David Ozora. Shane Lukas juga dibebaskan dari tuntutan pembayaran biaya restitusi Rp120 miliar kepada David Ozora.

Namun Shane Lukas menyatakan akan banding atas vonis hakim tersebut. "Saya mau banding Yang Mulia," kata Shane Lukas usai berbicara dengan tim hukumnya, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis. Adapun vonis kurungan penjara ini sama seperti tuntutan jaksa sebelumnya yang juga meminta hukuman 5 tahun bui.

VIDEO KIP Bireuen Mulai Pengepakan Kertas Suara, Distribusi Dalam Waktu Dekat Tak Jadi Dinikahi, NM Kirim 400 Orderan Fiktif ke Rumah Mantan: 'Dia Sudah Ambil Keperawanan Saya!' Penyakit Paru yang Berkaitan dengan Pekerja di Malam Hari, Ini Kata dr. Wahyuningtyas Sp.P

Korban Kebakaran Murung Karangan HSU Dapatkan Bantuan, Total Delapan Kepala Keluarga Terdampak Awan Petugas PPSU Akui Kecanduan Main Judi Online, Bertikai dengan Arzum Dipicu Beli Chip Rp 25 Ribu Halaman all Pemkot Bogor Cari Alternatif Jalan Pasar Warung Jambu, Dedie Rachim : Untuk Masyarakat dan Pedagang

Harga Rica di Sulawesi Utara, Ada yang Turun Jadi Rp 60 Ribu Per Kilogram Kunci Jawaban PAI Kelas 8 Kurikulum Merdeka Halaman 158 161: Soal Pilihan Ganda Halaman 4 Saat dimintai tanggapan atas vonis ini, jaksa menyatakan pikir pikir.

"JPU pikir pikir," ungkap jaksa. Sebagai informasi dalam perkara penganiayaan David Ozora, Mario Dandy dan Shane Lukas didakwa Jaksa melanggar pasal tentang penganiayaan berat yang dilakukan dengan rencana terlebih dahulu. Mario Dandy telah dijerat dakwaan kesatu:

Pasal 355 Ayat 1 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP Subsider Pasal 353 ayat 2 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Atau dakwaan kedua: Pasal 76 c juncto pasal 50 ayat 2 Undang Undang No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang Undang No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak junto Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHP.

Sementara itu, Shane Lukas dijerat dakwaan kesatu: Pasal 355 ayat (1) KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP Subsider Pasal 353 ayat (2) KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. Atau dakwaan kedua:

Pasal 355 ayat (1) KUHP jo Pasal 56 ke 2 KUHP Subsider Pasal 353 ayat (2) KUHP jo Pasal 56 ke 2 KUHP. Atau dakwaan ketiga: Pasal 76 C jo Pasal 80 ayat (2) Undang Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *